Simalungun, Pijarnusantara – Suasana khidmat dan penuh kehangatan terasa di Pesanggrahan Bung Karno, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, yang berada di kawasan indah tepian Danau Toba. Di lokasi tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menghadiri kegiatan Pengajian Akbar sekaligus silaturahmi yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Simalungun, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan jamaah dan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Qoriah Faiza Azzahra, yang semakin menambah suasana religius dan penuh keberkahan.
Ketua BKMT Kabupaten Simalungun, Hj. Hidayah Herlina Gusti Nasution, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TP-PKK beserta jajaran atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap kegiatan majelis taklim.
Ia juga berharap ke depan hubungan sinergis antara BKMT dan TP-PKK terus terjalin dan semakin kuat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Menurutnya, peran kaum ibu sangat penting sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Ia menilai kegiatan pengajian akbar ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat persatuan dalam menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BKMT dalam menjalankan dakwah dan pembinaan umat, khususnya di kawasan wisata Danau Toba.
Ia menilai keberadaan majelis taklim memiliki peran besar dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berkarakter melalui pendidikan agama di lingkungan keluarga.
Hal tersebut, lanjutnya, selaras dengan 10 Program Pokok PKK, terutama pada aspek pendidikan, keterampilan, dan pengamalan nilai-nilai luhur.
Ny. Darmawati menegaskan pentingnya kolaborasi antara TP-PKK dan BKMT sebagai dua kekuatan yang saling melengkapi.
“Jika TP-PKK bergerak dalam pemberdayaan keluarga di bidang kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, maka BKMT hadir untuk memperkokoh pondasi rohani dan iman keluarga,” ujarnya.
“Apabila kedua gerakan ini berjalan beriringan, Insya Allah kita akan mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan bertakwa di seluruh Kabupaten Simalungun,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama, termasuk menjadikan majelis taklim sebagai mitra strategis Posyandu dalam menekan angka stunting. Selain itu, majelis taklim juga diharapkan berperan dalam sosialisasi bahaya pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya pola asuh anak di era digital.
“Dari Kota Wisata Parapat ini, mari kita bangun bersama gerakan keluarga tangguh demi masa depan Simalungun yang lebih baik dan gemilang,” ajaknya.
Ia juga berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi mampu menjadi motivasi baru bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan tausiyah penuh hikmah yang disampaikan oleh Ustazah Siti Mariam Sahar, S.Ag. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Wilayah BKMT Sumatera Utara Dra. Hj. Rosmawati Harahap beserta rombongan, unsur Forkopimca Kecamatan Girsang Sipanganbolon, serta ratusan jamaah yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. [Hasudungan Purba/P.Shal]
