SURABAYA, pijarnusantara – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur menggelar audiensi dengan tim Program Centre for Migration and Development (ZME) dari GIZ dan delegasi Jerman untuk membahas rencana kerja sama peningkatan kompetensi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Jerman. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Utama 2, dihadiri pula oleh Ketua Kadin Jatim, Direktur Kadin Institute, dan Ketua Kadin Kabupaten Gresik.
Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, didampingi Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Purwanti Utami, menyambut hangat pertemuan ini sebagai langkah awal diskusi terkait program GIZ di Jawa Timur. Program ZME yang didukung Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman (BMZ) ini sudah berjalan di 14 negara, dan Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia yang menjadi pelaksana program tersebut.
Menurut Makhdonal Anwar, Ketua Manajer Implementasi ZME, program ini bertujuan memberikan dukungan komprehensif bagi masyarakat dalam siklus migrasi, mulai dari proses migrasi kerja, pelatihan keterampilan, hingga reintegrasi sosial-ekonomi setelah masa kerja di luar negeri.
Audiensi ini juga melibatkan perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Trier (IHK Trier) dan Kamar Pengrajin Dortmund (HWK Dortmund) yang fokus pada pengembangan program pengiriman tenaga terampil Indonesia melalui program Ausbildung ke Jerman. Tiga sektor utama yang menjadi fokus adalah hotel dan gastronomi, sistem sanitasi dan pemanasan, serta elektronika untuk sistem energi dan bangunan.
Ketua Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menyambut positif rencana kerja sama ini dan berharap program segera dijalankan. Ia menambahkan, peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa di Indonesia selama kurang lebih delapan bulan sebelum magang dan langsung bekerja di industri Jerman.
Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Purwanti Utami, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan tahap awal saling memahami skema kerja sama dan melakukan pemetaan untuk langkah lanjutan. Ia berharap program ini dapat memperkuat sinergi antar lembaga yang tergabung dalam TKDV Jawa Timur dan menjadi pusat peningkatan kapasitas tenaga kerja di daerah.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim GIZ dan delegasi Jerman melakukan kunjungan ke workshop pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya untuk memetakan sarana dan prasarana serta kompetensi peserta pelatihan. [Red/Hms]
