LAMONGAN, Pijarnusantara – Mas Bhabin Sidomukti Berikan Pembinaan dan Motivasi kepada Peserta MPLS SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SDN Sidomukti. Edukasi disiplin, pembentukan karakter, serta pencegahan perundungan menjadi pesan utama demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SD Negeri Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Aipda Nanang Sumantri, S.H. atau yang akrab disapa Mas Bhabin Sidomukti hadir memberikan pembinaan, motivasi, sekaligus edukasi kepada para peserta didik agar memiliki karakter disiplin, berakhlak baik, dan saling menghargai sejak usia dini.
Kehadiran Mas Bhabin menjadi perhatian para siswa, guru, dan wali murid. Dengan penyampaian yang hangat dan mudah dipahami anak-anak, ia mengajak seluruh peserta didik untuk rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, menaati tata tertib sekolah, serta berani berbuat baik kepada sesama teman. Menurutnya, kebiasaan positif yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter.
Dalam pembinaannya, Mas Bhabin juga memberikan penekanan khusus mengenai pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan bahwa setiap anak berhak merasa aman, nyaman, dan bahagia saat belajar. Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, tidak mengejek, tidak mengucilkan teman, serta berani melaporkan kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan. Pesan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.
Tidak hanya kepada siswa, Mas Bhabin juga mengajak para orang tua dan dewan guru untuk memperkuat komunikasi dan pengawasan terhadap perkembangan anak. Menurutnya, sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan Polri merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan maupun perundungan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter sejak usia dini. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak mulia, saling menghormati, serta mampu menciptakan budaya sekolah yang bebas dari perundungan.
